tolona ngaseng inne,masyarakat dulu blm ada istilah nasionalisme,blm ada sekolah,jd mereka mash bersifat kedaerahan,baik sultan hasanuddin maupun aru palakka tdk ada yg salah,niat mereka semua baik,hanya sj wktu itu yg berkuasa sultan hasanuddin jd yg lain pasti digambarkan sebagai pemberontak,semua itu sejarah,kita generasi anak bugis makassar tdk sepantasnya bersikap kedaerahan kayak bgitu,saling menghujat,tp qt semua bersaudara sebagai rumpun bugis makassar. qt bersatu tuk membuktikan kapada suku bangsa di negri kita ini klo suku bugis makassar itu suku yg besar,bjiwa pemberani,sekali layar berkembang pantang surut kelautan,siri na pacce,bgitu lah gambaran orang bugis makassar,
↧





