Quantcast
Channel: Komentar untuk Tanah Bone Bumi LaTenriTatta
Viewing all articles
Browse latest Browse all 567

Komentar di Arung Palakka oleh Anak Gowa

$
0
0

kita tidak boleh melihat seolah-olah yang berseteru hanya SULTAN HASANUDDIN dan PALAKKA, karena pada perang Makassar Kerajaan Gowa-Tallo dikepung oleh Belanda yang dibantu oleh, Buton, Bacan, Maluku, dan pasukan Arung Palakka yg terdiri dari orang-orang Bugis-Makassar sendiri.

Sultan Hasanuddin menyadari bahwa dia telah diadu domba dengan kerajaan-kerajaan kekuasaanya oleh pihak belanda. yang lebih menguntungkan pihak belanda.

Dalam sejarah PERANG MAKASSAR, Sultan Hasanuddin terpaksa menanda tangani PERJANJIAN BONGAYA karena tidak menginginkan terjadinya PERANG SAUDARA dan atas dasar pertimbangan politis untuk menyelamatkan rakyatnya dan sisa pasukan yang tetap setia berjuang melawan VOC (belanda) dan sekutunya. Beliau Bersumpah tidak akan pernah bekerjasama dengan belanda.

Beliau juga mengisinkan putranya Kareng Galesong yang kecewa dengan perjanjian Bungaya untuk memimpin ribuan pasukan Tubarani menuju pulau Jawa membantu Pangeran Trunojoyo yang tidak senang dengan Raja Mataram yang berpihak kepada belanda..

Dalam sejarah penaklukan Kerajaan-kerajaan di-Nusantara, Belanda mengalami kerugian terbesar dan pengerahan pasukan terbesarnya sewaktu menyerang Kerajaan Gowa-Tallo yang dipimpin oleh rajanya yang bernama I Mallombassi Muhammad Bakir Daeng Mattawang Karaeng Bontomangape SULTAN HASANUDDIN Tumenanga ri Balla Pangkana.

SULTAN HASANUDDIN dijuluki oleh Belanda De Haantjes van Het Oosten (Ayam Jantan Dari Benua Timur) karena perjuangannya yang Gigih melawan Belanda dengan mengerahkan ribuan kapal armada laut, ribuan meriam, serta ratusan ribu ta’bala tubarani.

Dan pada tanggal 6 November 1973 berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 087/TK/1973 Beliau dingkat sebagai Pahlawan Nasional.

Semoga Beliau diterima disisi Allah SWT….


Viewing all articles
Browse latest Browse all 567

Latest Images

Trending Articles



Latest Images